Ide dan Mood

Thursday, July 7, 2016   Nathan Bravian   Beri komentar
Halo halo haloo dimanapun kalian berada siapapun kalian saya ucapkan halo dari hati yang damai. Kembali lagi di sesi curhatan hati saya yang dalam. Bukan tentang cinta, tapi tentang ngeblog. Finally, saya mendapatkan semangat yang membara. Karena tekad untuk konsisten agar saya berhasil.

Kalau nulis sebuah artikel itu diperlukan ide dan imajinasi, ya gak cuma artikel doang sih, nulis cerita dan lainnya yang berhubungan dengan nulis itu perlu ide dan imajinasi. Mereka ini udah jadi satu paket banget saling melengkapi #eaa. Kalau bagi saya ide dan imajinasi itu kaya bensin dari suatu karya. Jadi ngutip dari kata-katanya bang Eka Gustiwana.
Jangan biarkan imajinasimu tertidur
Karena mengikuti saran bang Eka, saya sekarang hobi berimajinasi dimanapun kapanpun, akhirnya otak mikir setiap saat. Selama seminggu melakukan seperti itu, langsung saya dibawa ke UGD dengan pendarahan di hidung secara agresif. Itu akibat dari pemahaman yang salah wkwkw. Balik lagi soal ide. Saya setiap nulis sebuah artikel kalo saya rencanakan tentang apa yang ditulis, kalau diaplikasikan mesti gak match, kaya ada yang ganjil gitu. Pada akhirnya saya menyadari, bahwa saya itu tipe orang yang spontan. Jadi saya cuma perlu ide pokok dari sebuah artikel, lalu buka laptop langsung ngetik jadi ide-ide itu seakan-akan langsung mengalir begitu saja, jarang sekali yang saya rencanakan kecuali kaya review gitu. Malah review xiaomi yi yang jadi artikel review saya pertama itu tanpa perencanaan. Entahlah, itu merupakan cara yang baik apa gak. Tapi saya percaya setiap orang punya gaya penulisannya sendiri.

Selanjutnya tentang mood. Bagi saya mood dalam nulis itu penting. PENTING BANGET, karena saya percaya gini, kalau kita nulisnya dengan hati yang senang, mood kita itu bisa ditransfer ke para pembaca. Beda ceritanya, kalau kita nulis sambal hati yang marah-marah. Semua kata yang kita pake itu mendatangkan kebencian, persuasif banget. Jadi ada baiknya kita menjaga mood kita, membagikan kebahagiaan bagi orang lain. Ada suatu contoh, gampang nya gini kalau kita lagi chat sama seseorang:
Hoi, kemana aja ?
                Kalau itu dibaca oleh orang yang lagi kalem, baru dapet gajian, dapet pulsa nyasar. Akan seperti ini bacanya:
Halo coy, kemana aja lu hari ini :D
Tapi itu beda cerita, malah bisa mendatangkan malapetaka kalo yang baca habis diserempet traktor, diutangi temen sekosan, pulsanya yang dia beli salah kirim, nada pesannya jadi beda:
Eh kampret, darimana aja sih lo ??!!
Hohoho sadis banget kan, makanya saya kurang suka ngobrol lewat sosial media, karena maksud saya kadang tidak bisa tersampaikan dengan jelas, karena bisa mendatangkan berbagai persepsi yang berbeda-beda. Kok jadi sampe sini ya :v 

So, this is the end of this post. Post yang absurd, kalo ada yang ingin kalian tanyain langsung aja taruh di kolom komentar dibawah, pasti saya baca. Oke see you at next post.

PS : Selamat Hari Raya Lebaran bagi yang merayakan. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga dihari yang fitri ini, kita bisa menjadi pribadi baru yang lebih baikk. Amiiinn.. Ciao!

No comments:

Post a Comment