Libur t’lah tiba, libur t’lah tiba. Hore ku gembira
Lebaran sebentar lagi, mari menyambut bulan yang fitri. (beneran saya masih bingung, versi yang bener yang mana)
Halo teman-teman ku yang baik hatinya dan tidak
sombong serta rajin menabung :v. Kita
sedang berada dimasa liburan sekolah dan lebaran menjadi satu. Memang acara
liburan kadang terasa menyenangkan karena kita punya banyak waktu untuk bersantai.
Apalagi yang kelas 9 dan 12. Wadaww libur bisa 2-3 bulan. Tapi ada liburan ini
mendatangkan kebaikan dan kekurang baikkan. Apa saja itu ? Yo cek dis aut
Biar afdol kita bicarakan baiknya dulu..
1. Punya
banyak waktu luang
Bener banget yang ini, 6-8 jam kita habiskan
untuk belajar, bermain, ngerumpi, dan memadu kasih di sekolah, kini telah tiada
(bagi kelas 12) dan telah libur untuk sementara waktu (kelas 9). Ostomatis,
kita punya waktu 24 jam dirumah. W.O.W, kita bisa melakukan apapun, bayangin
kita punya 24 jam. Ini beneran baru saya rasakan beberapa minggu ini. Saya baru
mensyukuri inikmat Tuhan yang satu ini, ternyata waktu ini sangat emejing.. So,
dengan liburan kita punya banyak waktu untuk melakukan apa saja.
2. Hibernasi
Kalo yang ini sih saya masih bingung, ini
termasuk baiknya liburan atau gak. Tapi memang, saya juga baru mensyukuri
nikmat Tuhan yang satu ini. Disini saya merasa selama ini saya tidak pernah
bersyukur karena terlalu sibuk sendiri. Hiks :”. Yang paling kerasa sih, tidur siang. Betapa nikmatnya
tidur siaangg.. ternyata istirahat untuk beberapa jam itu cukup untuk membuat
fit badan kita. Karena selama kelas 9 ini saya jarang banget tidur siang,
karena les lah, pulang sekolah mepet dengan waktu les. Jadi saya seringkali
kelelahan dan akhirnya membuat badan pegal-pegal.
Pada saat liburan ini banyak teman-teman saya
yang memilih menghabiskan separuh hari mereka dengan tidur. Entah gimana
rasanya, saya tidur terlalu lama malah capek :v. Atau mereka mungkin spesies
yang hobinya molor sepanjang waktu. Who knows ?. Jadi menurut saya tidur itu
adalah salah satu berkah liburan, tapi bukan hibernasi.
3. Waktu
puasa jadi gak kerasa
Ya walaupun saya tidak ikut puasa tapi saya
kadang bisa merasakan apa yang teman-teman saya rasakan pada saat puasa. Ya
puasa memang tidak gampang, harus menahan lapar, menahan haus, dan hawa nafsu
selama 14 jam. Bayangkan jika pada waktu puasa kita harus sekolah, waduh gak
kebayang pasti capek dan lelah.. udah nahan laper haus, eh otak disuruh mikir. Untungnya
pada 2 tahun terakhir ini puasa bertepatan pada libur sekolah. Jadi para
pelajar bisa menghabiskan waktu dengan warnetan, jalan-jalan, membantu orang
tua, dan tidur. Iya TIDUR. Malah ada yang tidur dari imsak sampe sahur lagi.
GOKIL
Yang baik-baik udah, sekarang gentian ke yang
kurang baik..
1. Bermalas-malasan
Ya, banyak juga yang bermalas-malasan pada masa
liburan ini. Termasuk saya :v. Tapi beneran bermalas-malasan ini juga gak betah
kerjaannya cuma tidur-makan-nonton tv-main hape. Siklus itu berulang terus
setiap hari.. Bahkan ada yang jarang mandi waktu liburan. Saya heran dengan makhluk
seperti ini, kenapa gak mandi, padahal mandi itu seger bisa merangsang
saraf-saraf otak menjadi segar dan semangat untuk BERMALAS-MALASAN LAGI. Btw,
sebelum ke poin selanjutnya jadi keinget kata-kata temen saya:
Liburan mah jangan malah dibuat malas-malasan.
GAK GUNAA – Keren PM.
Remaja jomblo yang sok tegar…
2. Kenaikan
berat badan secara signifikan
Ya iya gimana gak mau naik, kerjaannya cuma tidur-makan-nonton tv-main hape. Saya sendiri pun merasakannya.. dan aduh, itu membuat vusing sehingga membuat saya makan terus agar tidak pusing *eh. Kenaikan berat badan ini juga didukung oleh pola makan yang berantakan waktu tidur yang acak-acakan. Kurangnya bergerak dan beberapa faktor lain yang saya tidak tau.
3. Waktu
istirahat berantakan
Waktu liburan ini kita merasa bebas dan lepas,
sehingga pola istirahat kita pun berantakan. Kita menjadi makhluk yang
beraktifitas pada malam hari dan molor disiang hari. Saya juga menyalahkan
operator atas kekacauan pola istirahat ini. KENAPA KALIAN NGASIH BONUSAN TENGAH
MALAM YANG MELIMPAH, SEDANGKAN PADA SIANG HARI KALIAN MEMBERIKAN KUOTA YANG CUMA
BISA DIBUAT FESBUKAN. EMANG KITA MAU SKYPE-AN SAMA KUNTILANAK. Ngeselin banget
tingkah operator yang ini, sehingga membuat kita menjadi makhluk nocturnal
musiman. Tapi ada juga yang memanfaatkan waktu malam ini dengan lumayan oke.
Misal dia bantuin begadang, bangunin orang sahur, ada juga yang memilih untuk
berkarya pada malam hari, seperti saya ini (oes, memuji diri sendiri). Tapi beneran
saya baru bisa fokus untuk nulis pada saat malam hari ya paling gak jam 10
keatas. Pada jam-jam segitu banyak ide-ide absurd yang muncul yang bisa
dijadikan tulisan.
4. Pemasukan
menurun, pengeluaran seabrek
Peribahasa yang cocok pada kasus seperti ini adalah
Air beriak tanda tak dalamBesar pasak daripada tiang
Ini sih gakbisa dipungkiri lagi. Jelas dong,
ketika tidak masuk sekolah tidak ada uang saku. Tidak ada uang saku tidak ada
pemasukkan, tapi banyak kawula muda yang bisa ‘cari uang’ sendiri kaya jualan
online yang lagi booming, terus apalah itu banyak banget. Ini sisi positif dari
internet yang bisa dipake oleh kaum remaja. Saya sangat mengapresiasi hal
seperti ini.
Tetapi, liburan kali ini bertepatan dengan
bulan Ramadan dimana bulan ini banyak acara yang tidak ada dibulan lain. Antara
lain sahur on the road dan buka
bersama. Yoi, acara utama dari kegiatan ini tidak lain dan tidak bukan
adalah MAKAN. Semua tau, bahwa kita kalo makan diluar pasti keluarnya gak
sedikit. Paling gak 50 ribu lah sekali keluar(termasuk transport) jika seminggu
kita menghadiri 2 acara sahur dan 2 acara bukber. Sudah 200 ribu keluar men,
bulan Ramadan terdapat 4 minggu yang berarti 800 ribu men. GOKIL. Padahal
pemasukkan kita minimalis. Disinilah kita berharap akan ‘BALIK MODAL’ pada hari
raya lebaran wkwk.
Oke itu dia 2 sisi tentang liburan ini. Bukan Nathan,
kalo gak kasih tips untuk mensiasati liburan ini. Nantikan tips sesat untuk
mensiasati liburan di next artikel, udah malem nih ngantuk.. Ciao!

No comments:
Post a Comment