Liburan oh Liburan [Part 1]

Friday, July 8, 2016   Nathan Bravian   Beri komentar
Libur t’lah tiba, libur t’lah tiba. Hore ku gembira
Lebaran sebentar lagi, mari menyambut bulan yang fitri. (beneran saya masih bingung, versi yang bener yang mana)

Halo teman-teman ku yang baik hatinya dan tidak sombong serta rajin menabung :v.  Kita sedang berada dimasa liburan sekolah dan lebaran menjadi satu. Memang acara liburan kadang terasa menyenangkan karena kita punya banyak waktu untuk bersantai. Apalagi yang kelas 9 dan 12. Wadaww libur bisa 2-3 bulan. Tapi ada liburan ini mendatangkan kebaikan dan kekurang baikkan. Apa saja itu ? Yo cek dis aut

Biar afdol kita bicarakan baiknya dulu..

1. Punya banyak waktu luang

Bener banget yang ini, 6-8 jam kita habiskan untuk belajar, bermain, ngerumpi, dan memadu kasih di sekolah, kini telah tiada (bagi kelas 12) dan telah libur untuk sementara waktu (kelas 9). Ostomatis, kita punya waktu 24 jam dirumah. W.O.W, kita bisa melakukan apapun, bayangin kita punya 24 jam. Ini beneran baru saya rasakan beberapa minggu ini. Saya baru mensyukuri inikmat Tuhan yang satu ini, ternyata waktu ini sangat emejing.. So, dengan liburan kita punya banyak waktu untuk melakukan apa saja.

2. Hibernasi

Kalo yang ini sih saya masih bingung, ini termasuk baiknya liburan atau gak. Tapi memang, saya juga baru mensyukuri nikmat Tuhan yang satu ini. Disini saya merasa selama ini saya tidak pernah bersyukur karena terlalu sibuk sendiri. Hiks :”.  Yang paling­ kerasa sih, tidur siang. Betapa nikmatnya tidur siaangg.. ternyata istirahat untuk beberapa jam itu cukup untuk membuat fit badan kita. Karena selama kelas 9 ini saya jarang banget tidur siang, karena les lah, pulang sekolah mepet dengan waktu les. Jadi saya seringkali kelelahan dan akhirnya membuat badan pegal-pegal.
Pada saat liburan ini banyak teman-teman saya yang memilih menghabiskan separuh hari mereka dengan tidur. Entah gimana rasanya, saya tidur terlalu lama malah capek :v. Atau mereka mungkin spesies yang hobinya molor sepanjang waktu. Who knows ?. Jadi menurut saya tidur itu adalah salah satu berkah liburan, tapi bukan hibernasi.

3. Waktu puasa jadi gak kerasa

Ya walaupun saya tidak ikut puasa tapi saya kadang bisa merasakan apa yang teman-teman saya rasakan pada saat puasa. Ya puasa memang tidak gampang, harus menahan lapar, menahan haus, dan hawa nafsu selama 14 jam. Bayangkan jika pada waktu puasa kita harus sekolah, waduh gak kebayang pasti capek dan lelah.. udah nahan laper haus, eh otak disuruh mikir. Untungnya pada 2 tahun terakhir ini puasa bertepatan pada libur sekolah. Jadi para pelajar bisa menghabiskan waktu dengan warnetan, jalan-jalan, membantu orang tua, dan tidur. Iya TIDUR. Malah ada yang tidur dari imsak sampe sahur lagi. GOKIL

Yang baik-baik udah, sekarang gentian ke yang kurang baik..

1. Bermalas-malasan

Ya, banyak juga yang bermalas-malasan pada masa liburan ini. Termasuk saya :v. Tapi beneran bermalas-malasan ini juga gak betah kerjaannya cuma tidur-makan-nonton tv-main hape. Siklus itu berulang terus setiap hari.. Bahkan ada yang jarang mandi waktu liburan. Saya heran dengan makhluk seperti ini, kenapa gak mandi, padahal mandi itu seger bisa merangsang saraf-saraf otak menjadi segar dan semangat untuk BERMALAS-MALASAN LAGI. Btw, sebelum ke poin selanjutnya jadi keinget kata-kata temen saya:
Liburan mah jangan malah dibuat malas-malasan. GAK GUNAA – Keren PM.
Remaja jomblo yang sok tegar…

2. Kenaikan berat badan secara signifikan

Ya iya gimana gak mau  naik,  kerjaannya cuma tidur-makan-nonton tv-main hape. Saya sendiri pun merasakannya.. dan aduh, itu membuat vusing sehingga membuat saya makan terus agar tidak pusing *eh. Kenaikan berat badan ini juga didukung oleh pola makan yang berantakan waktu tidur yang acak-acakan. Kurangnya bergerak dan beberapa faktor lain yang saya tidak tau.

3. Waktu istirahat berantakan

Waktu liburan ini kita merasa bebas dan lepas, sehingga pola istirahat kita pun berantakan. Kita menjadi makhluk yang beraktifitas pada malam hari dan molor disiang hari. Saya juga menyalahkan operator atas kekacauan pola istirahat ini. KENAPA KALIAN NGASIH BONUSAN TENGAH MALAM YANG MELIMPAH, SEDANGKAN PADA SIANG HARI KALIAN MEMBERIKAN KUOTA YANG CUMA BISA DIBUAT FESBUKAN. EMANG KITA MAU SKYPE-AN SAMA KUNTILANAK. Ngeselin banget tingkah operator yang ini, sehingga membuat kita menjadi makhluk nocturnal musiman. Tapi ada juga yang memanfaatkan waktu malam ini dengan lumayan oke. Misal dia bantuin begadang, bangunin orang sahur, ada juga yang memilih untuk berkarya pada malam hari, seperti saya ini (oes, memuji diri sendiri). Tapi beneran saya baru bisa fokus untuk nulis pada saat malam hari ya paling gak jam 10 keatas. Pada jam-jam segitu banyak ide-ide absurd yang muncul yang bisa dijadikan tulisan.

4. Pemasukan menurun, pengeluaran seabrek

Peribahasa yang cocok pada kasus seperti ini adalah
Air beriak tanda tak dalamBesar pasak daripada tiang
Ini sih gakbisa dipungkiri lagi. Jelas dong, ketika tidak masuk sekolah tidak ada uang saku. Tidak ada uang saku tidak ada pemasukkan, tapi banyak kawula muda yang bisa ‘cari uang’ sendiri kaya jualan online yang lagi booming, terus apalah itu banyak banget. Ini sisi positif dari internet yang bisa dipake oleh kaum remaja. Saya sangat mengapresiasi hal seperti ini.

Tetapi, liburan kali ini bertepatan dengan bulan Ramadan dimana bulan ini banyak acara yang tidak ada dibulan lain. Antara lain sahur on the road  dan buka bersama. Yoi, acara utama dari kegiatan ini tidak lain dan tidak bukan adalah MAKAN. Semua tau, bahwa kita kalo makan diluar pasti keluarnya gak sedikit. Paling gak 50 ribu lah sekali keluar(termasuk transport) jika seminggu kita menghadiri 2 acara sahur dan 2 acara bukber. Sudah 200 ribu keluar men, bulan Ramadan terdapat 4 minggu yang berarti 800 ribu men. GOKIL. Padahal pemasukkan kita minimalis. Disinilah kita berharap akan ‘BALIK MODAL’ pada hari raya lebaran wkwk.

Oke itu dia 2 sisi tentang liburan ini. Bukan Nathan, kalo gak kasih tips untuk mensiasati liburan ini. Nantikan tips sesat untuk mensiasati liburan di next artikel, udah malem nih ngantuk.. Ciao!

No comments:

Post a Comment