Impian Dan Harapan

Monday, March 27, 2017   Nathan Bravian   2 komentar
Setiap orang pasti mempunyai harapan dan keinginan yang ingin dicapai. Sayapun demikian, dengan semangat untuk memeriahkan ajang per-internet-an tanah air, saya juga punya impian dan harapan yang saya ingin capai. Salah satu dari sekian banyak impian dan harapan saya adalah: dengan mengupgrade platform sharing dan content creating saya, dari yang tadinya hanya nulis, dan upload foto di Instagram (JANGAN LUPA FOLLOW 😜). Sekarang, saya berharap agar bisa mewujudkan impian saya bahkan sejak 2016 lalu, untuk beralih ke platform YouTube, atau menjadi vlogger. Karena saya sudah lama menjadi YouTuber dan sudah punya kamera sejuta umat vlogger.


Canon G7 X, itu barangnya. Sebentar, mungkin kalian bingung apa perbedaan dari YouTuber, Vlogger, dan Content Creator. Mari saya jelaskan sebentar, tentunya menurut pendapat saya sendiri, dalam sudut pandang saya. Jika ada salah harap maklum, karena kebenaran hanya milik Tuhan semata.

Pertama, YouTuber adalah orang yang sering/rajin ngeyoutube. Baik dia cuma sebagai penonton/komentator/liker/hater/disliker maupun downloader. Sama halnya dengan Facebooker, seseorang disebut facebooker alasan utamanya adalah mereka rajin buka facebook, walaupun dia cuma comment status temennya, buat baca berita, atau kepoin status mantan. Menurut saya, mereka sudah bisa disebut facebooker. Begitu juga dengan -er,-er lainnya.

Kedua, Vlogger adalah sebuah kegiatan Video Blogging yang menghasilkan Vlog pada akhirnya dimana prinsipnya sama dengan seorang Blogger yang menghasilkan Blog Post secara tertulis. Sedikit bercerita, Blog adalah sebuah singkatan sebenarnya, singkatan dari Web Log. Apa itu Log ? Ini berbeda dengan SLog pada Sony, CLog pada Canon, dan VLog pada Panasonic.Log disini jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia berarti : mencatat, disini bisa diartikan sebagai mendokumentasikan dan lain sebagainya. Nah berarti Web Log adalah sebuah catatan yang diletakkan pada Web. Karena zaman dahulu, meng-upload video atau foto tidak semudah sekarang, maka orang-orang memilih mengupload di web dengan bentuk tulisan. Disitulah asal mula dari Web Log yang disingkat jadi Blog dan berkembang jadi Vlog. 

Dulu kita sempat melewati masa, podcasting. yaitu sama seperti Blog, tapi hanya lewat suara, biasa di upload di soundcloud dan platform lainnya yang saya lupa namanya.

Ketiga dan sekaligus menjadi yang terakhir, adalah content creator. Ini yang perlu saya perjelas, bahwa content creator tidak selamanya di YouTube. Para podcaster, writer, filmaker, dan -er -er lainnya juga membuat konten. Jadi, selama mereka membuat suatu konten original yang dibuat dengan tanpa menjiplak atau mengopy milik siapapun, mereka layak disebut menjadi content creator.

Jadi, inilah yang membuat saya mempertimbangkan untuk membuat konten di YouTube. Selain kamera sudah mendukung, tapi laptop masih belum. Selain itu saya juga mendapatkan banyak support dari guru-guru, teman-teman baik dari dunia nyata, maya maupun gaib, juga dukungan dari para mantan gebetan yang belum dimiliki, maupun mereka yang menolak.

Untuk soal alat buat editing, sebenernya menjadi alasan saya selama ini menunda-nunda untuk membuat sebuah konten di YouTube. Tapi, apalah gunanya kita memiliki teman-teman dan orang orang disekitar kita. Pinjem kan bisa 😋. #Kode

Aslinya, saya udah sering banget rekam-rekam Vlog tapi banyak yang gak saya proses lebih lanjut. Karena alat yang tidak memadai, dan saya malu denger suara saya sendiri :p. Jadi memang nekat itu perlu untuk break the barrier dalam hidup kita. Kalau gak nekat kapan kita bisa ? 

Wacananya nanti, setiap saya bikin video saya akan juga membuat versi tulisan yang diupload pada blog, dan trailer di Instagram. MAKANYA FOLLOW!

Untuk terakhir,

Nekat boleh, asal masih BATAS WAJAR

Sampai Jumpa


2 comments: